Bergerak Membantu Donasi APD ke Puskesmas untuk Penanganan Covid-19

Bergerak Membantu Donasi APD ke Puskesmas untuk Penanganan Covid-19
0

Beberapa waktu lalu, saya dan beberapa teman di komunitas Kepri Drone Pilot berinisiatif untuk melakukan donasi alat pelindung diri (APD) ke beberapa puskesmas di kota Batam. Bersama dengan komunitas fotografer, kamipun menggalang dana dengan menggunakan nama salah satu yayasan. Galang dana dilakukan dalam waktu kurang lebih satu minggu.

Alasan kami melakukan kegiatan donasi APD tersebut adalah karena puskesmas adalah salah satu garda terdepan dalam menghadapi virus corona. Sementara itu, APD yang ada di puskesmas kurang memadai, bahkan stoknya tidak mencukupi. Bahkan, ada dokter dari puskesmas yang menghubungi kami langsung untuk dapat memberikan donasi APD ke puskesmas tempatnya bekerja.

Yang lebih bikin sedih adalah, tidak sedikit dokter dan tenaga medis yang menjadi korban dari virus ini.

Setelah satu minggu, donasi yang terkumpul segera kami belikan APD untuk keperluan puskesmas, diantaranya adalah hazmat suit, helm APD medis, glove, masker dan hand sanitizer.

Persiapan donasi APD sebelum didistribusikan
Persiapan donasi APD sebelum didistribusikan

Ada lima puskesmas di Batam yang telah kami datangi untuk menyerahkan bantuan donasi APD, yaitu:

  1. Puskesmas Sei Panas: Dr. Anggraini
  2. Puskesmas Sengkuang: Dr. Irma
  3. Puskesmas Sekupang: Dr. Desi
  4. Puskesmas Tj Uncang: Dr. Nuraini
  5. Puskesmas Botania: Dr. Purnama

Mudah-mudahan donasi APD yang diberikan bermanfaat untuk kepentingan puskesmas dalam melayani masyarakat.

Penyerahan donasi APD di Puskesmas Botania Batam
Penyerahan donasi APD di Puskesmas Botania Batam

Yuk, bantu mereka!

Read More Post
1 of 31

Selain dengan melakukan donasi, kita juga dapat membantu mereka dengan mematuhi anjuran pemerintah untuk sementara berdiam diri di rumah guna memutus penyebaran virus corona. Selain itu, kita juga harus mengenal virus corona sehingga kita juga waspada. Seperti contohnya adalah mengenal gejala virus corona.

Selain itu, kita juga harus rajin-rajin membaca dan mencari tahu tentang berita kesehatan. Namun, berita kesehatan yang haruslah dari sumber yang terpercaya dan valid, seperti contohnya adalah Halodoc.

Halodoc merupakan salah satu aplikasi kesehatan di Indonesia yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan langsung dari smartphone kita. Selain menyuguhkan artikel kesehatan yang valid dan terpercaya, Halodoc juga memiliki layanan kesehatan lain seperti chat dokter, beli obat, melakukan janji temu dengan dokter, direktori rumah sakit dan lain-lain.

Lalu, sebenarnya bagaimana sih gejala virus corona itu? Berikut ini adalah beberapa gejala virus corona yang bisa dibilang ringan dan terlihat seperti sakit biasa:

  • Hidung beringus
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Merasa tidak enak badan.

Gejala-gejala yang terlihat seperti gejala sakit umum inilah yang membuat virus corona menjadi berbahaya, karena bisa jadi seorang yang terinfeksi positif virus corona tidak menyadari dirinya sedang terinfeksi. Apalagi kalau memang daya tahan tubuh seseorang tersebut lebih tinggi.

Nah, yang ditakutkan adalah ketika seorang yang terinfeksi menginfeksi orang lain yang daya tahan tubuhnya lebih rendah atau orang yang sedang sakit. Karena beberapa virus corona dapat menyebabkan gejala yang lebih parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia, yang disebabkan oleh Covid-19, yang mengakibatkan gejala seperti:

  • Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia
  • Batuk dengan lendir
  • Sesak napas
  • Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk.

Lalu, bagaimana cara dan usaha kita untuk mencegah virus corona? Ada beberapa tips nih!

  1. Tetap di rumah! Yang pertama tentu saja mentaati anjuran pemerintah untuk tetap di rumah apabila tidak ada kebutuhan yang mendesak, terutama bagi kita yang berada dalam zona PSBB.
  2. Berolahraga secara teratur. Tidak harus di gym, atau di alun-alun yang nantinya justru harus berinteraksi dengan banyak orang. Kita bisa lari pagi di komplek perumahan atau bersepeda.
  3. Makan makanan yang bergizi. Cukupi kebutuhan tubuh kita dengan makan yang bergizi dan seimbang.
  4. Hindari stress! Yang termasuk paling penting adalah untuk menghindari stress. Hal ini pun sempat diingatkan oleh tenaga medis ketika kami menyampaikan bantuan di puskesmas, bahwa menjaga pikiran kita agar tidak stress itu penting sekali. Apalagi sekarang banyak informasi yang meresahkan dan hoax yang bertebaran. Jadi, teman-teman harus selektif dalam menerima informasi ya!

Nah, yuk! Saling bahu membahu dalam mengatasi pandemi ini! Semoga wabah corona ini segera berlalu.

- Matched Content -

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More